Rabu, 20 Juni 2012

Cerpen tentang pengalaman cinta: PENYESALAN DIRI


            Semua manusia pasti pernah merasakan hati yang sedang terluka, hati yang sedang terluka disebabkan tidak hanya karena cinta. Penyebab hati yang terluka biasanya datang dari masalah tentang kehidupan kita sendiri, mulai dari lingkungan keluarga, hingga perasaan cinta. Tetapi yang sering saya jumpai adalah tentang cinta. Karena seseorang  yang sedang jatuh cinta sulit untuk dilupakan, cinta bisa membuat kita  jadi buta hati tidak peduli rintangan akan dilewati dan juga bias membahayakan.
            Sebenarnya cinta itu indah, cinta itu suci, cinta itu anugrah, kalu kita memeng bisa merawat dan menjaganya dan tau apa arti cinta itu yang sesungguh nya. Kalau kita tidak bisa menjaga perasaan cinta akan sebaliknya, cinta membuat hati bisa terluka dan membuat seseorang bisa berbuat apa saja demi cinta, dan apa saja bisa di korbankan. Karena hati yang sedang terluka akan mempengaruhi kehidupan kita menjadi kacau.
            Dari pengalaman kehidupan saya hati yang terluka itu karena cinta dan perasaan yang selalu terpendam untuk mengatakan cinta kepada seseorang yang aku sukai. Pada waktu aku masih SMK aku menyukai pada seseorang tetapi diriku tukut untuk mengatakan kepadanya, karena aku tidak percaya diri untuk mencintai seseorang, aku mengenal seseorang itu sudah lama mulai kelas satu SMK sampai lulus bahkan sudah kerja pun aku masih jalan sama dia. Sampai selama itu aku tidak pernah mengatakan kalau aku suka sama dia padahal aku sangat-sangat mencintai dan menyayanginya.
            Dia yang aku sukai juga baik pada diriku, seolah-olah temanku mengatakan kalu aku kekasih nya padahal aku belum mngungkapkan perasaan itu. Apalagi di hadapan keluargaku sangat baik. Apa yang dia butuhkan aku selalu di sampingnya dan selalu mengusahakan nya, karena aku sangat mencintai nya dengan tulus. Karena dia gadis yang benar-benar aku harapkan dan aku sayangi. Dia juga perhatian sama diriku dan keluargaku.
            Karena ketakutanku untuk mengatakan cinta kepadanya membuat hatiku kecewa dan sangat menyesal karena ketidak kepercayaan diriku terhadap cinta. Padahal sebelum terlambat aku dan dia saling mencintai, sampai dia pernah mengatakan aku tidak normal, dan ke egoisanku terhadap dia. Sampai dia pernah berkata kepadaku,” kamu sebenarnya suka sama aku apa tidak? Dan aku menjawabnya: ya biasa saja gak ada apa-apa”. Setelah itu aku ditampar dia sambil menangis, dia mengatakan aku egois tidak mempunyai  perasaan. Dan aku sangat bingung sekali kayak orang bodoh setelah di tampar seorang gadis yang benar- benar aku sayangi dan aku cintai.
            Sampai beberapa minggu kehidupanku sangat kacau, dan hati terasa sakit sampai susah tidur, karena ke egoisanku terhadap  seorang gadis yang aku cintai. Kekecewaan ku mulai terasa setelah dia meninggalkan diriku, dan mau menikah sama orang lain.  Karena ulah kebodohanku sendiri tidak tau apa arti cinta yang sesungguhnya, dan apa makna kasih sayang. Kesempatan memang tidak ada yang kedua kalinya. Sehingga penyesalan yang aku dapatkan. Setelah itu aku baru mempelajari tentang cinta dan kasih sayang yang sebenarnya. Cinta itu itu memang indah kalau benar-benar tau maknanya. Hati tidak bisa di paksakan untuk melupakan dengan singkat kenangan masa lalu, kalaupun ingin melupakan harus dengan pelan-pelan saja. Yang penting kita harus bisa menerima kenyataan ini meskipun pahit dalam menghadapinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar